magang


PANGALAMAN MAGANG 1 Di SMK  NEGERI 6 SUKOHARJO

pengalaman magang 1


Hari pertama kita kumpul di depan GU dan menunggu teman yang belum datang sambil berkenalan dengan teman baru yang akan manjadi tim yang saling melengkapi jika ada yang kekurangan informasi. Setelah berkumpul semua, kita mulai berangkat ke sekolah yang belum tahu letaknya, tapi salah satu teman ada yang sudah tahu letak skolahnya. Sesampainya disekolah kita disambut dengan baik dan di tempatkan di ruangan yang nyaman sekali, kalau tidak salah tempat tersebut biasanya digunakan sebagai rapat guru. Dan diberi arahan bagaimana keadaan sekolah.

Hambatan yang pertama kali muncul saat dilakukannya magang I adalah munculnya rasa bingung baik dari pihak sekolah maupun dari mahasiswa peserta magang I. Hal ini terjadi karena saat penerjunan untuk pertama kali tidak didampingi oleh dosen pembimbing. Sehingga pihak sekolah bingung mengenai kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama mahasiswa melakukan magang I di sekolah. Namun, berkat kerjasama yang baik dari rekan-rekan mahasiswa maupun dari pihak sekolah membuat hambatan tersebut tidak menjadikan suatu permasalahan yang besar. Hal tersebut dapat dikomunikasikan dengan baik kepada pihak sekolah berkaitan kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama magang I di sekolah.

Mahasiswa diperbolehkan melihat-lihat asalkan tidak menggangu pembelajaran yang sedang berlangsung. Mencatat di kertas yang sudah disiapkan oleh kampus, seperti, observasi lingkungan sekolah, mencatat kondisi kelas, banyaknya ruangan yang digunakan kelas, berapa banyak ruang laboratorium, luas lapangan olahraga, dsb. Setelah selesai semua kami bergantian makan di kantin, karena tidak disediakan apa-apa dari sekolah. Kamipun masih bersyukur karena masih diterima di sekolah kata teman-teman salah satu sekolah yang sangat favorit di semarang.

Kami melanjutkan observasi ruangan mulai mewawancarai salah satu siswa bagaimana keadaan disekolah, dan mewawancarai satpam bagaimana lingkungan dan keamanan sekolah. Mencatat keunggulan: Sarana dan Prasarana lengkap serta masih menjaga keutuhan-keutuhan bangunan yang dijadikan sebagai cagar budaya. Kelemahan: masih ada tikus berkeliaran dilingkungan sekolah.

Kegiatan magang I merupakan kegiatan mahasiswa dalam mengobservasi dan memahami sekolah sejak dini. Dalam kegiatan ini sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi yang berbeda dijadikan menjadi satu kelompok di sekolah yang sama. Berdasarkan hal terebut, masing-masing mahasiswa belum saling mengenal dan menimbulkan adanya kekurang kompakkan dimana mahasiswa hanya berkumpul dengan teman satu program studinya.

Hal yang dilakukan untuk menyelesaikan hambatan tersebut adalah dengan meningkatkan intensitas pertemuan antar peserta magang. Dengan tingginya tingkat intensitas pertemuan, membuat masing-masing mahasiswa peserta magang I lebih mengenal satu sama lain. Sehingga hal tersebut dapat mengatasi adanya ketidak kompakan kelompok menjadi kelompok yang kompak dalam melakukan kegiatan magang I.

Masih ada guru yang belum terbuka saat berlangsungnya wawancara. Kegiatan magang I merupakan kegiatan dimana mahasiswa harus mengobservasi dan mewawancarai warga sekolah guna memahami lingkungan sekolah sejak dini berdasarkan lembar observasi yang ada. Namun, dalam mencari informasi berkaitan dengan sekolah masih ada guru yang tidak mampu memberikan informasi secara terbuka yang sesuai dengan lembar observasi magang.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, maka dilakukan pengamatan sendiri terhadap apa yang ada disekolah serta mewawancarai peserta didik berkaitan dengan hal-hal yang ada dalam lembar observasi magang.  Sehingga data yang diperoleh dapat akurat dan sesuai dengan kondisi yang ada disekolah tersebut.

Di pertemuan observasi selanjutnya kami mengamati interaksi sosial. Tentang hubungan antara guru -guru, guru-siswa, siswa-siswa dan hubungan antara semua personil di sekolah. Kami mewawancarai dua guru yang berbeda dan didapatkan informasi yang menggambarkan hubungan sosial yang baik antar guru dengan guru. Untuk mempererat tali persaudaraan antar guru, para guru mengadakan pertemuan keluarga yang dilaksanakan 1 tahun 3 kali, tempat yang dijadikan untuk berkumpul biasanya di rumah salah satu guru atau di restoran, yang diisi dengan acara arisan, menyanyi bersama, dan kegiatan lainnya.

Kami menggali informasi sedalam mungkin dengan cara wawancara, bisa juga dengan cara hanya melihat dan memahaminya. Observasi kali ini cukup singkat tetapi butuh informasi yang akurat, bagaimana tidak. Karena di sediakan lembar observasi 4 soal saja tetapi mencari informasinya tidak selalu bisa lancar seperti harapan. Kadang ada guru atau siswa yang tidak mau memeberi informasi yang akurat, tetapi kami tetap mencarinya dengan cara yang berbeda-beda.

ความคิดเห็น